(fanfic) RETURN(GO BACK) Cast: Lee Seung Gi & Kim Yoo Jung [Romance/PG:15/Oneshoot]

23388_567395793288075_830195643_a

(fanfic) RETURN(GO BACK)

Cast: Lee Seung Gi & Kim Yoo Jung

[Romance/PG:15/Oneshoot]

Author: Iino Chiharu

(ini Fanfic pertama saya tentang MV lee seung Gi. karena sangat tergila-gilanya dengan MV ini sampe bener-bener kebelet mau nulis. HAPPY READING  pemirsah hehe ^^ dont forget for RCL ne KHAMSAHAMNIDA)

Aku memulai kembali kisah cintaku entah aku tiba-tiba saja kakiku ini membawaku kesubuah hutan dingin dan pepohonan yang berguguran saat itu.

Sambil berjalan, mataku langsung tertuju dengan patahan kapur yang berada diujung kakiku itu. Entah mengapa ada patahan kapur disana. aku memgambil kapur itu dan memegangnya dan memperhatikannya, seketika seorang anak gadis berlari didepanku sambil tersenyum memandangiku dan  dia menuju kesebuah piano tua dan duduk sambil memainkan not-not nada itu. dan akupun berjalan mendekatinya dan duduk disana sambil ikut memainkan piano itu. piano yang kehilangan satu balok nada tinggi Do.

Asik bermain piano itu, gadis itu beranjak dari tempatnya dan berlari sambil melihat ku kebelakang, seperti menunjukkan jalan kepadaku. Jalan menuju kembali kemasa lalu ku.

Akupun mengikutinya dengan seksama, dan gadis itu menuju satu buah pintu yang berdiri sendiri disana  seperti sebuah pintu misteri, diapun membuka pintu itu lalu masuk aku menatap heran dengan pintu ajaib itu, lalu tanpa pikir panjang akupun memegang ganggang pintu itu dan membukanya.

Seketika aku menembus kesebuah ruangan, yah itu adalah sekolahku, sekolah SMA ku. Ini sungguh ajaib dan sangat misteri sekali ketika aku kembali kememori ku yang telah usang aku seperti menyentuh mu saat itu.

Aku melihat gadis itu masuk kedalam sebuah ruangan kelasnya, dan akupun mengikutinya dan berhenti disebuah jendela kaca itu memperhatikan kami.

[“yah, yujin! Mana PR mu?” tanya guru pria itu kepada yujin

“maafkan aku pak, aku lupa membawanya” jawabnya dengan wajah datar.

“baiklah kau keluar dan duduk didepan kelas itu hingga jam pelajaran usai” yujin pun berdiri dari bangkunya itu

“dan kau seung gi? Mana pekerjaanmu?” kini giliranku saat itu yang guru itu tanya

“maaf pak aku juga lupa membawanya”jawabku dengan lantang. Padahal aku membawa pekerjaan rumahku itu namu saat aku melihat yujin yang tak membawa pr nya aku berpikir ini adalah kesempatanku untuk mendekatinya lalu aku menyimpan buku itu dilaci mejaku dengan diam-diam agar aku juga dihukum bersamanya.

“sekarang keluarlah kalian berdua” guru itu menyuruh kami keluar dengan memulai berjalan kemeja-meja murid lainnya. Sembari kamipun berjalan keluar kelas dan menerima hukuman itu.]

Aku yang masih berdiri didepan pintu itu hanya memperhatikan kami berdua yang telah dihukum, aku merindukan masa itu, ini adalah misteri, ketika aku mengingatnya hatiku terasa dingin merindukannya, ketika mengingatnya seakan aku bisa menyentuhnya dan seakan itu baru kemarin.

(i look back to those times, as if i could touchit,as if it was yesterda)

Bel istirahat berbunyi saat itu, lalu aku masuk kedalam kelas itu memperhatikan kami saat itu.

Aku melihat kejadiaan dimana kami membersihkan penghapus papan tulis itu dari kapur-kapur yang menebal disana, memukul-mukulkan 2 penghapus itu hingga bersih dari kapur-kapur yang mengepul. Sambil terbatuk-batuk kulihat yujin dengan sedikit tertawa kecil dan dia tak menghiraukanku.

Hari demi hari kami semangkin dekat dan akrab, aku mulai mencintainya saat itu kemanapun dia berada aku terus mengikutinya. Membersihkan jendela sekolahku yang berdebu akupun ikut membantunya, apapun yang yujin lakukan aku terus mengikutinya dan membantunya.

Sampai suatu ketika aku terlibat perkelahian dengan teman sekelasku, sedikit luka diwajahku saat itu.

[(flashback)

(yujin POV)

Aku berjalan menuju keluar kelas dan membawa setumpukkan buku-buku untuk aku berikan keguru mata pelajaran saat itu. saat berjalan keluar kelasa tiba-tiba seseorang menyentuh bokong ku dan saat itu seung gi tepat dibelakangku sambil menunjukkan senyumnya kepadaku, aku yang tanpa bertanya-tanya lagi langsung menampar wajahnya dan meninggalkannya dengan buku-buku itu berhamburan dilantai.

(Yujin POV End)

(Seung Gi POV)

aku dengan heran dan memegang wajahku karena tamparan yujin itu kepadaku. Dan ketika aku berbalik  3 temanku yang laki-laki itu mengintipku sambil tertawa mungkin karena mereka mengapa yujin seperti itu, yujin sudah salah sangka kepadaku.

Saat sepulang sekolah aku mengikuti yujin pulang.

“yujin~ maafkan aku bukan aku yang melakukannya” aku berusaha memegang tangannya dan menjelaskan masalah itu kepadanya. Namun yujin hanya diam dan megabaikanku dan yujin juga menyingkirkan tanganku saat itu sambil yujin berjalan cepat meninggalkanku.

Aku lalu berlari menyusul 3 teman yang telah mengerjai yujin dan kamipun berkelahi. Aku memukul 3 anak itu hingga babak belur dan aku hanya mendapat kan sedikit luka dipipi dan bibirku.

**

Keesokkannya aku masuk kedalam ruang kelasku dan membawa 1 kotak susu dengan 2 tempelan kerta yang berisi ekspresi marah lalu senyum lebar, dia terkekeh kecil lalu menatapku.

[Seung Gi POV End]

[Yujin POV]

Aku menerima 1 buah kotak susu dengan dua eksperi wajah marah dan senyum dengan tulisan singkat disana. dan aku pun tersenyum lalu menatap wajahnya, dan sangat membuat ku terkejut ketika aku melihat wajahnya ada luka disana serta bibir mulusnya yang terluka sungguh membuatku sedih, aku terus menatap wajah itu yang tak menghiraukanku sedikitpun.

“yujin , seung gi kerjakan nomer 1 dan 2 kedepan” perintah seorang guru matematika itu kepada kami. Lalu kamipun berjalan menuju papan tulis itu dan mulai mengerjakan apa yang guru itu perintahkan. Sambil mengerjakan tugas itu aku mulai menatap wajah seung gi kembali namun dia tetap tak menghiraukanku, tak menatapku sedikitpun.

**

Saat ini jam pelajaran musik pun berlangsung, aku yang sedang meniup serulingku dan seung gi yang sedang memainkan piano bersama teman perempuan sambil mereka bermain dan bercanda, itu membuatku sangat cemburu melihat mereka saat itu. aku tetap fokus meniup serulingku saat itu karena sudah sangat cemburu melihat mereka bermain dengan penuh canda tawa itu.

***

#keesokkannya

Jam pelajaran musik berlangsung lagi hari aku tetap dalam posisi meniup peluit ku dan seung gi yang sedang bermain piano sendiri tanpa ditemani gadis itu lagi, aku menatapa sung gi yang sedang memainkan piano itu sambil aku meniup peluitku lalu aku tersenyum kecil kepadanya. Mengapa seung gi tak bermain berdua lagi saat itu? yah, karena aku menghilangkan 1 balok not Do tinggi saat itu dan itu membuat ku bahagia, aku tak ingin temanku itu mendekati seung gi. Lalu seung gi berbalik kearahku dan tersenyum lagi padaku.

**

Dan ketika sepulang sekolah saat itu aku membawa beberapa tumbuk buku-buku ku yang akan kupelajari dirumah. Namun seung gi dengan sigap menghampiriku lalu merebut buku yang aku bawa itu dari tanganku. Aku melarangnya namun dia memaksa ingin membawanya yah sudah aku mengijinkannya membawa itu sambil aku mengikutinya dari belakangnya.

[Yujin POV End]

##

Aku tetap mengikuti kisah cerita itu, mengikuti hingga akhir kisah ku itu. sambil begitu tersenyum kepada kisa itu.

Sampai suatu ketika aku bertanya pada diriku. Apakah aku benar-benar mencintaimu? Dengan akhir yang sangat misterius ini.

Aku melihat diriku yang sedang berada disebuah ruangan kepala sekola saat itu. aku yang mengingat tentang kejadian dimana kepala sekolahku memberikan nasihat penuh kebaikan kepadaku saat itu

aku dipanggil keruangan kepala sekolah kekantornya saat itu, kami membicarakan tentang keluarnya aku dari sekolah itu. disebabkan karena pemukulanku kepada 3 temanku waktu itu. aku hanya berdiri diam mendengarkan perkataan kepala sekolah ku saat itu.

**

[Yujin POV]

Aku sedang berjalan menyusuri koridor kantor kepala sekolah saat itu karena aku penasaran mengapa seung gi dipanggil saat itu. Hari itu adalah hari dimana semua perasaanku sangat bercampur aduk, aku inkut mendengar sedikit percakapan mereka dan sangat begitu terkejutnya aku ketika aku mendengar bahwa seung gi akan keluar dari sekolah kami.

{#Seung Gi

Gadis itu menatap ku dengan wajah sedih dan diapun berlari cepat keluar dan akupun mengikutinya. Kami berdua berdiri ditembok gedung itu sambil menunggu aku keluar dari ruangan itu. dan saat aku keluar dari ruangan kepala sekolah itu, dan menuju kepada ibuku dan ayahku karena mereka sudah bersiap-siap untuk menjemputku saat itu.}

[Yujin POV]

Aku berdiri disebuah tembik gedung kepala sekolah itu , menunggu seung gi untuk keluar dari ruangan itu.

Dan beberapa saat kemudian seung gi pun keluar lalu aku mencegah langkahnya itu, aku tepat dihadapannnya saat itu. kami hanya saling bertatap wajah, setelah itu seung gi meninggalkanku iya mulai berjalan kembali.

Lalu akupun mengejarnya dan memanggilnya

“Seung gi ~ah !” lalu seung gipun berhenti lalu berbalik kearahku dengan air mata yang jatuh saat itu.

Aku mengeluarkan 1 balok not Do piano yang telah aku lepas dari piano sekolahku itu. aku mengulurkan tanganku kepadanya dan seung gi pun mengambil balok not piano itu dan hanya menatap ku sejenak lalu berbalik dan meninggalkanku.

*****************

#Seung Gi

‘Akhir yang misterius dimusim itu,  lalu akupun berjalan pulang kembali menuju pintu yang aku masuki itu. lalu aku keluar dan berdiri didepan pintu itu sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam sakuku. Itu adalah i balok not piano yang pernah yujin berikan kepadaku saat kami berpisah. Kisah yang tidak bahagia aku hanya bisa menyimpannya lalu ketika aku merindukannya aku akan kembali mengingatnya.

*END*

About TwinsELF

We are twins ELF in SJ Heart. we so lke writing a Fanfic.
This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s