(fanfic) IN THIS JUNE OPPA?| Main cast: Goh Eun Ja & Kim Jae Bum | [Romance/PG:17/leght:OneShot]

293577_565012966859691_1196367992_a

(fanfic) IN THIS JUNE OPPA?

Main cast: Goh Eun Ja & Kim Jae Bum

[Romance/PG:17/leght:OneShot]

Author: Iino Chiharu

[jaebum pov]

Aku yang hanya bisa menatap sendu kalender-kalender itu tak bisa bergeming sedikitpun. Juni sudah tiba dan aku masih tak bisa kembali kenegriku dan merayakan ulangtahun bersama kekasihku. Aku masih saja berada diBelanda untuk sekolahku ini. Seharusnya 2 juni aku sudah ada dikorea. Tapi ini sudah 3 juni dan aku masih saja berada dinegri orang ini.

Aku menggerutuk diriku sendiri karena tidak menyelesaikan dengan baik tugas-tugasku. Aku terlalu sibuk sehingga aku juga melupakan eunja. Kau tahu alasan mengapa aku ingin pulang dibulan Juni ini?. Itu karena juni adalah dimana aku dan eunja berulang tahun. Juni adalah bulan kelahiran kami, yah kami memiliki bulan lahir yang sama namun pada tanggal yang berbeda. Dia ditanggal 10 dan aku pada tanggal 13. Yah kami berbeda 3 hari, tapi aku selalu mengeluh kepadanya untuk memanggilku oppa. Seperti setiap sepasang kekasih korea lainnya, walau si wanita lebih tua mereka tetap saja memanggil pacarnya dengan sebutan oppa.

Tapi berbeda dengan eunja, dia lebih ingin kalau aku tetap memanggilnya noona dan itu membuat kami selalu beradu mulut. Berkelahi namun tidak dengan kekerasan ataupun membuat kami marah dengan sangat lama. Paling setelah beradu mulut seperti itu kami tertawa lagi kembali. Aku pikir bulan ini aku tidak akan merayakan ulang tahun kami. Karena aku saja masih berada diBelanda dan belum ada idzin untuk pulang. Ini membuatku sedikit sedih aku hanya bisa menanyakan kabarnya sesekali. Dan hari ini aku sungguh sangat merindukannya, hanya bisa memandangi photonya dilayar handphoneku.

Aku hanya bisa kembali mengingat memori kami saat bahagia itu. mengingatnya sungguh sangat membuatku dingin sehingga aku dapat ingin menyentuhnya. Mengingat tahun kemarin kami merayakannya berdua disebuah gunung yang indah dan sebuah padang bunga dan hanya ada 1 pohon yang berdiri disana. aku sudah menghias taman itu untuk kami agar terlihat romantis. Dan menyiapkan beberapa makanan disana itu adalah siang yang cerah dan eunja terlihat cantik saat itu.

(Flashback jaebum)

[“tutup matamu jangan dibuka ok!” akupun membawanya ketempat yang sudah aku persiapkan dan saat aku menyuruhnya membuka matanya seperti biasa dia adalah perempuan yang akan selalu takjub akan keindahan alam yang romantis itu.

“yah, jaebum mengapa kau terpikirkan hal seperti ini? Hum?” tanyanya yang memasang tampang takjub itu kepadaku.

“hemm! Entahlah”. Aku yang langsung memegang wajahnya dan langsung menciumnya itu adalah kado ke tiga untuknya dariku. Pertama aku mencium bahunya karena aku tahu dia akan luluh jika titik itu aku sentuh. Lalu mencium dahinya,kedua matanya,hidungnya lalu terakhir aku mencium bibirnya dengan cukup lama sekali. Entah apa yang dia rasakan aku juga tak tahun tapi aku bahagia memilikinya dan semua kejutanku ini masuk dalam tahap berhasil.

Setalah kado ke 2 itu aku menyuruhnya duduk direrumputan yang indah itu sambil menuangkan anggur dan menyediakan makanan ringan kepadanya.

“jaebum yah, terima kasih untuk ini semua.” dia tersenyum kepadaku dan berdiri mengapai tasnya yang aku taruh diatas meja kecil yang aku sengaja siapkan untuk menaruh barang-barang kami. Didalam tasnya dia mengeluarkan sebuah kotak berbentuk bintang berwarna biru dan pita merah lalu dia memberikannya kepadaku.

“aku pikir itu adalah benda sederhana yang aku pikirkan”. Lalu aku membuka isinya dan sebuah arloji berwarna emas beserta liontin yang berisi photo kami berdua. Sungguh indah hadiah itu benar-benar indah.

“Terima kasih !” aku langsung merangkulnya dan memeluknya dan akupun memulai semua yang telah kubuat, mulai memberikannya kado dan bercanda tawa dengannya. Kisah yang indah dibulan juni 2012 itu.

[flashback jaebum End]

Sembari mengingat kenangan ku itu, aku langsung teringat dengan liontin itu dan bergegas membuka kotak segi empat yang diberikan eunja kepadaku. Dan membukanya mengambil liontin dan arloji itu aku memoto benda itu dan langsung saja aku send mail kepadanya.

[jaebum pov end]

**

[eunja pov]

“ahh~ hari ini begitu sibuk sehingga tak menghiraukan keberadaan handphoneku”. Aku mencari-cari handphone ku itu didalam tasku dan ketemulah dia. Setelah aku aktifkan dan mengecek Mail Box ku ternyata ada email masuk dari jaebum disana. lalu aku buka dan isinya sebuah foto liontin dan arloji yang pernah aku berikan kepadanya dan sebuah kalimat “masih ingat benda ini sayang? Aku merindukanmu. Sepertinya juni ini aku tak bisa pulang karena begitu banyak pekerjaan”. Pesan yang sangat membuatku sedih karena juni ini aku akan merayakan ulang tahun kami dengan sendiri. Lalu akupun membalas email itu

“i really miss you. Bisakah kau memelukku sekarang?”. Hanya itu lalu aku send. Dan sudah 1 jam tak ada balasan darinya. Sungguh membuatku sedih tahun ini tidak begitu baik untukku. Ingin rasanya aku menangis sejadinya. Bukan karena ulang tahun kami tapi sungguh sangat merindukannya sehingga ingin mati. Aku pun melaju pulang kerumah dan masuk kekamarku tak kuhiraukan lagi dengan ibu yang memanggilku untuk makan. Tiba dikamar aku hanya menangis terisak-isak sungguh tahun yang sial , rutukku dalam hati.

“ok! Mungkin bukan bulan ini tapi bulan depan aku aku ingin meminta kepadanya untuk merayakannya.” Sambil mencibirkan bibirku dan akupun terbaring dan tak sadar akupun terlelap.

#Morning

Hari ini aku libur kerja, aku hanya akan berdiam diri didalam kamarku dan keluar kamar hanya ingin makan lalu dikamar lagi. Aku memandang sendu kalender itu, ini sudah tanggal 10 dan ini adalah hari ulang tahunku. Ibu,kakak,ayah tidak mengingat sama sekali dengan ulang tahunku itu mereka benar-benar terlalu sibuk dan jaebum? Dia saja tidak mengirim email untuk ucapan selamat kepadaku. Aku mulai berpikir apakah mereka telah melupakanku? Cih~ baiklah aku akan berada dikamar saja dan tidak kemana-mana. Aku mulai pagi itu hanya tidur hingga sore aku baru bangun dan mandi lalu tidur lagi hingga pagi menjelang. Seperti biasa tak ada yang special. Rumah kosong hanya ada aku itu sangat membosankan sekali bagiku.

#####

Ini sudah tanggal 12 dan besok adalah hari ulang tahun jaebum, tapi sepertinya aku hanya akan memberikan ucapan melalui email kepadanya Karena dia tidak akan berada disini.

Malam menjelang~ ini sudah pukul 11.59 1 menit lagi aku akan mengirimkan ucapan selamat ulang tahun kepadanya. Sambil menatap jam menunggu jarum-jarum itu bergerak kearah 00:00 kst.

Dan saat yang kutunggu-tunggu pun tiba. Aku langsung bergegas menyentuh layar handphone ku

“Jaebum, Happy b’day to you! Cepatlah kembali aku sangat merindukanmu sudah 1 tahun lebih kita tidak berjumpa. Semoga kau sehat selalu dan jangan terlalu banyak memikirkanku. Haha”

Hanya seperti itu lalu aku menyentuh tulisan Send. Setelah itu aku menaruh handphoneku kembali dan tidur dengan lelap. Aku bermimpi indah malam itu indah sekali. Disana aku dan jaebum sedang bermesraan jaebum tak henti-hentinya menciumku dan memelukku aku benar-benar seperti didunia nyata, aku seperti benar-benar menyentuhnya itu mimpi yang benar-benar seperti nyata membuatku tak ingin bangun dalam mimpi itu. jaebum begitu sexy, kami terbaring dipadang rumput kami tidur dengan terbalik kepala kami bertemu dan disana jaebum menciumku dengan sangat penuh cinta. Mimpi yang indah sekali untuk malam itu.

[Eunja Pov End]

#Morning

[Jaebum Pov]

Pagi cerah dikorea saat ini. Tebak aku sedang dimana? Yah aku sudah berada dikorea, karena sejak tanggal 10 itu aku bergegas menyelesaikan semua tugasku jadi mengapa aku sekarang sudah dikorea. Sebenarnya aku sejak tanggal 12 sudah berada dikorea tapi aku tak memberitahukan kepada eunja karena hari ini aku akan membuat kejutan lagi kepadanya. Aku juga mendapatkan email darinya yang berisi ucapan ulang tahun itu. aku sudah menyiapkannya seperti biasa aku mengajaknyaa ke sebuah tempat yang tidak pernah dijalaninya  hari ini dan aku sudah mempersiapkan sebuah kejutan untuknya disana lalu bersiap-siap untuk menjemputnya dirumahnya. Kunyalakan mobil Audi putih ku dan melaju menuju rumahnya, ketika sampai disana aku bertemu dengan ibunya.

“jaebum? Bukan kah?” belum selesai ibunya menghabiskan kalimatnya akupun langsung menyambar kalimat itu

“shuttt, ibu ini adalah kejutan untuk eunja. Ibu bisahkah aku masuk kekamarnya?” izin ku kepada ibunya dengan melakukan bow satu kali.

“ah! Baiklah” ibunya tersenyum kepadaku lalu membiarkanku berjalan menuju kamar eunja. Sampai tiba didepan pintu kamarnya, aku membuka perlahan pintu itu dan mengintip sedikit melalui celah pintu yang sedikit kubuka disana aku melihat perempuan yang masih tertidur pulas sehingga membuatku terkekeh kecil melihatnya.

“cih, ahjuma cantik. Mengapa belum bangun?” lalu aku masuk perlahan-lahan dan menutup kembali pintu itu. masih dalam berjalan mengendap-endapku seperti seorang maling, yah aku akan memalingi hati perempuan itu hahaha. Tawaku dalam hati. Lalu aku mendekat kepada seorang putri tidur itu, dan duduk dipinggiran ranjangnya lalu mengecup bibirnya agar dia terbangun.

Tapi ada yang aneh, dia tetap saja tidak terbangun,aku mencari cara lagi untuk membangunkannya. Aku naik keranjangnya lalu tidur disebelahnya sambil aku memainkan telinganya, aku menggelitiknya dengan bulu ayam yang ada diatas mejalampu duduk kamarnya. Dan pada akhirnya dia tersenyum kegelian dan membuka matanya perlahan lalu sontak membuatnya terkejut dan membesarkan matanya itu kepadaku.

“jaebum???? Apakah itu benar kau? Apa yang kau lakukan disini? Apakah aku tidak bermimpi sekarang? Apakah ini nyata? Kau?” banyak sekali pertanyaan yang iya lontarkan kepadaku dan tiba-tiba saja dia mengeluarkan air matanya dan membuatku luluh akan itu.

“ini nyata! Apa perlu aku buktikan untukmu?” aku menarik tubuhnya lalu aku memeluknya dengan posisi kami tidur diranjang itu. Sambil aku menciuminya nakal dan itu membuatnya terkekeh dan melepaskan pelukkan kami.

“kau! Berani sekali. Jadi? Ini nyata?”

“sudahlah cepat mandi dan berpakaianlah yang cantik. Aku akan menunggumu diruang tamu”. Aku meninggalkannya dikamarnya dan keluar dari balik pintu itu.

[jaebum POV End]

[Eunja Pov]

Jaebum memang mahir membuatku terkejut pagi ini. Aku pikir dia memang benar-benar tak akan pulang.  Pantas saja aku merasa seperti ada seseorang yang menciumku dan kupikir itu hanya mimpi jadi aku tak terbangun ternyata itu benar-benar jaebum.

Baiklah aku beranjak dari ranjangku dan menuju kamar mandiku. Selesai mandi aku memilih baju dress putih tak berlengan dan sepatu flatshoes putih bercampur cream lalu sedikit solekan dan sebuah tas berwarna putih sesuai baju ku hari ini. Sudah siap akupun keluar kamarku dan menuju ruang tamu itu .

“jaebum… aku sudah siap!” dan jaebum berdiri dari tempat duduknya lalu mendekatiku dan mengambil tanganku dan kamipun berjalan memasuk kemobil jaebum.

***

#InCar

“mengapa kau tidak memberitahuku? Dan kapan kau pulang? Dan mengapa kau tidak membalas mail ku”

“maafkan aku. Aku tanggal 12 sudah sampai disini tapi aku sengaja tidak memberitahumu”

“hemm~” hanya itu percakapan kami dimobil itu.

***

Sesampainya ditempat tujuan aku begitu benar-benar takjub kejutan yang sama seperti dimimpiku. Padang rumput yang luas sekali dan disana ada 1 pohon berdiri tegap pohon besar tempat berlindung. Dan sebuah hiasan-hiasan indah disana, sebuah kemah kecil entah kenapa jaebum menyiapkan itu apakah kami akan berkemah disini? Sebuah api unggun? Aku pikir apa yang ada diotak ku ini sangat benar.

“nah, bagai mana menurutmu?”

“ini indah, aku tak tahu ada tempat seindah ini dikorea ini!”

“duduklah dan lihat ini”. Aku duduk dan dibawah pohon itu lalu sebuah balon udara dan tulisan melayang diudara yang bertuliskan ‘Happy B’day for June’ entah apa maksudnya dan itu begitu indah, tapu sebuah kertas panjang yang tergantung dipohon itu terbuka lagi dengan sendirinya yang bertuliskan ‘In This June You and Me I LOVE YOU’.

“jaebum? Apakah ini persembahan ulang tahun kita?”

“menurutmu noona?”

“apa? Noona? Tidak biasanya kau?” belum selesai berbicara dia langsung menjatuhkan tubuhku dan terbaring dipadang rerumputan itu. kami berbaring dengan posisi terbalik dan bertemu kepala.

“eunja? Aku merindukanmu.”

“me too so really miss you”

Dan jaebumpun mendekatkan dan berpindah posisi menjadi disampingku, lalu memelukku dan mencium dahiku. Kamipun tertidur disana sangat lama.

[Eunja POV End]

***

[Jaebum POV]

#Night

Malam itu aku menyalakan api unggun yang telah ku siapkan pagi itu. kami duduk didepan api unggun itu eunja yang berada dipangkuan ku sambil mengenakan mantel tebal ku dan sambil aku mengeluarkan sesuatu dari saku kiri ku sebuah cincin indah dan memasukkannya dijari manis eunja saat itu.

“ini kado untukmu. Happy b’day dear”

“thank you. Apa yang akan aku berikan kepadamu hari ini adalah hari ulang tahun mu”.

“panggil aku oppa!”

“Heheh! Okay mulai Juni ini hingga kapanpun aku akan memanggilmu ‘Oppa’”. diapun terkekeh kecil dan menyetujui permintaan ku itu. sungguh sangat sederhana sekali. Tapi aku sungguh begitu bahagia malam ini semua rindu dan semua yang kuinginkan tercapai sudah.

Dan kamipun  menikmati malam itu bersama dan  sebuah ciuman mesra yang begitu lama dan masih tetap pada posisi aku memangkunya malam itu.

(when i’m with you i believe that this world full of love)

*THE END*

{Demikianlah, cinta adalah desahan dari lautan perasaan, air mata dari langit permenungan,dan senyum dari perladangan sukma. *Kahlil Gibran*

About TwinsELF

We are twins ELF in SJ Heart. we so lke writing a Fanfic.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s