60 SECOND| [Drabble/PG:13/ROMANCE] | Lee Ho Won(Hoya INFINITE)&Goh Eun Ja

60 SECOND

 

Main cast: Lee Ho Won (Hoya INFINITE) , Goh Eun Ja

 

[Drabble/PG:13/0neshot/Romance]

 

Author: Iino Chiharu

 

(mohon maaf jika ada typo. Semoga tidak ada karena sudah dicek . hehe mohon RCL nya thanks ne.

Mataku mengerjap. Menatap langit biru lurus menghayalkan bagaimana jika Myungsoo bisa memberikkan kekuatan 60 detiknya itu kepadaku. Aku sungguh sering gagal dalam percintaanku. Dan kali ini aku gagal lagi aku telah menyakiti seseorang yang begitu aku cintai. Aku benci dengan diriku sendiri, benci akan sifatku yang pencemburuan ini. Dulu myungsoo pernah memperingatkanku bahwa aku akan menyakitkan Eyoung tapi tak kupedulikan. Aku tetap mencoba mendekatinya dan pada akhirnya Eyoung tersakiti seperti halnya perempuan-perempuan yang pernah aku kencani.

 

Aku tau bahwa ada wanita yang ingin diprotect seperti itu. tapi aku benar-benar mencintai Eyoung. Karena itu aku ingin melindunginya dari pria-pria jahat diluar sana. Aku tetap saja melamun dijendela kamarku itu tak bergerak dan hanya banyak menguap dan mendesah karena memikirkan jika aku memiliki kekuatan 60 detik melihat masa depanku.

 

Selarik cahaya terpancar kewajahku, membuyarkan lamunanku dan akupun beranjak dari jendela itu dan tiba-tiba saja kakiku membawaku mengambil mantel abu-abuku itu dan membawaku keluar rumah. Didalam otakku tak terpikirkan ada apapun. Aku rasa cahaya yang tadi adalah suruhan untukku agar aku tidak melamunkan hal yang sudah terjadi.

 

Kakiku menyusuri jalan, membawaku ketempat yang sungguh indah. Yah aku sekarang berada di Nami Island. Kalian pasti tahu, itu adalah tempat terindah yang pernah dijadikan setting drama korea yang terkenal itu. entah mengapa kakiku tiba-tiba membawaku ketempat itu? disana hanya banyak para turis yang berjalan-jalan. Akupun tersadar dari lamunanku setelah seseorang memukul pundakku. Yah dia adalah seorang perempuan yang berparas cantik bak bidadari. Aku langsung menoleh dengan wajah kaget.

 

“maaf, cincin ini aku berikan kepadamu. Karena ini milikmu” wanita itu tiba-tiba saja memberikanku cincinputih yg indah. Sontak aku kaget karena aku tidak merasa aku memiliki cincin itu. setelah memberi cincin itu wanita itu sedikit menjatuhkan air matanya dan berbalik arah menuju gerbang pulang. Aku hanya terdiam dan heran mengapa wanita itu seperti itu?

 

Aku berusaha mencarinya namu sepertinya terlambat. Dia telah lenyap.

 

[Hoya Pov End]

 

[Eunja Pov]

 

Hari ini aku sungguh begitu bosan. Entah mengapa kakiku tiba-tiba saja membawaku kepulau Nami. Sepertinya dia ingin menginjak tanah yang segar. Lalu akupun tiba dipulau Nami. Melihat sekelilingku pemandangan yang indah dan udara segar hari ini cuaca cukup dingin dan pulau nami ramai dikunjungi oleh turis-turis dan disana juga banyak anak-anak muda korea yang sedang melakukan kegiatan mereka.

 

Sambil melihat sekeliling tiba-tiba saja aku terhenti didepan kursi panjang yang terdapat pria tampan sedang duduk dibawah pohon itu. kakiku berhenti tiba-tiba, jantungku berdetak kencang hingga terdengar ketelingaku. Dan orang-orang pun tersa berhenti dalam aktivitasnya. Aku memegang jantungkku aku melihat paras pria itu dari ujung kaki hinga kepalanya

 

(i sometimes walk and stop. I look around and our eyes meet i quickly turn my head away i look at my toes and then slowly look up. My eyes that get large my lips that open up slightly my heart rings in my ears)

 

[ “sayangku, bagaimana jika kita memasak sesuatu? Bagaimana menurutmu?” aku mengajukan ide agar kami tidak bosan dirumahku.

 

“baiklah~ ide bagus sayang”. Kami menuju dapur dan memasak spageti yang lezat sambil bermain-main didapur. Dia mencoretkan saus spageti itu ke wajahku hingga membuat kami tertawa diruangan itu.

 

“baiklah, sudah selesai~” Hoya pun menyajikannya dipiring dan kami berdua mencobanya sambil tersenyum dimeja makan. Sambil hoya mengacak-acak rambutku karena aku membuat wajah aegyo saat itu.

 

Dan kamipun berada disofa panjang. Hoya yang saat itu baring dipaha kiri ku dan sambil membaca buku aku yang masih saja sibuk mengelus-elus rambut Hoya dengan lembut dan senada. Sambil aku tersenyum kepadanya dan diapun membalas senyumku.]

 

[60 second is all i need for this story you came into my heart. I dont doubt it that you took me away the time that wasn’t short you’re that kind of person]

 

Aku mulai mendekati pria itu yang sedang duduk bersantai sambil menatap langin. Menatapnya sangat jauh. Dan masuk kembali ke 60 detik kisah itu

 

[Hoya berada disebuah pintu cafe itu sambil gelisah menunggu Ku datang karena sedang hujan. Tiba-tiba Aku tepat berada didepan Hoya dan menengadahkan wajah ku dan mengedipkan mata ku kepadanya sambil tersenyum. Akupun bahagia sekali karena itu.

 

Kamipun masuk kesebuah cafe dan meminum segelas coklat panas disana. Tiba-tiba saja aku mengambil tangan Hoya dan memasangkan cincin itu kepadanya. Yang sontak membuatnya kaget dan bahagia.cincin itu adalah hadiah kecil dariku kepadanya. Dan kami kembali dengan senyum dan tawa tanpa berbicara sepatah katapun]

 

Akupun semangkin mendekat kepada pria yang sedang duduk dibangku terakhir yang ada ditaman itu. aku pun memegang cincin itu dan menatapnya lagi tak kuasa kutahan perasaan itu.  pria itu hanya tetap menatap fokus ke awan biru itu seperti memikirkan sesuatu.

 

(60 second , a story that’s enought for me i don’t need a reason you made my heart flutter and look for you. Thats first time)

 

[aku dan hoya yang saat duduk disofa biasa itu tiba-tiba saja mendapatkan pertengkaran karena hubungan kami yang begitu aneh. Dan hoyapun berdiri meninggalkanku dan memberikan cincin yang aku berikan itu kepadanya ketanganku. Lalu dia pergi meninggalkanku sendiri disofa itu terduduk dan hanya terdiam. Kata-kata yang terakhir iya katakan ialah

 

“maaf kita harus berpisah”. Akupun tak bisa berkata-kata lagi dan hanya terdiam tak bisa mengejarnya kakiku terasa tertahan]

 

(your voice breaks off your tears that slowly build up and fall over. I hold you with my chest and stay there for a long time then slowly push you away)

 

Saat itu aku mendekati pria itu membuyarkan lamunannya. Dan sontak pria itu langsung kaget dan berbalik.

 

Aku sedikit menangis dan memberikan cincin itu kepadanya. Dan itu semangkin membuatnya terkejut kepada tindakan yang ku lakukan.

 

Pria itu hanya berdiri dan terdiam. Menatapku heran dan sedikit sedih. Mungkin karena aku menangis.

 

“maaf, cincin ini aku berikan kepadamu. Karena ini milikmu” aku langsung berjalan dan meninggalkannya disana.

 

Sambil menghapus air mataku dan kembali melihat sekelilingku.

 

Mungkin aku lebih baik seperti ini karena aku tak cintaku berakhir seperti itu. Dan tindakan ini adalah benar. Jika aku menghampirinya dan berkenalan dengannya maka aku akan berakhir seperti 60 detik cerita masa depanku itu.

 

Aku akan menyimpan kisahku ini tanpa memberitaku kepada yang lain. Akupikir kisah 60 detik ini sudah cukup bagiku. Walau aku tahu ini adalah kisah yang terbaik yang ku miliki. Tapi tetap saja 60 detik sudah cukup untuk cerita ini, walau kau telah merasuki hatiku dan telah membawaku disaat yang tidak terlalu singkat ini.  Cerita yang sudah cukup bagiku. Aku tidak butuh alasan kau membuat hatiku berdebardan kau membuatku menemukanmu yang pertama kali.

&nbsp

 

*FIN*

 

 

About TwinsELF

We are twins ELF in SJ Heart. we so lke writing a Fanfic.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s