FF l ONESHOOT l ~ A Promise ~

Gambar

Cast            : Lee Sungmin

Park Hyemin

Kim Jun Myeon

Genre          : Romance

Backsong      : ♪♫ Super Junior K.R.Y – Promise you

♪♫  BEAST – When I Miss You

Author : Lee Min Ra

“kau tahu?? Kau sangat menyebalkan!! Kenapa kau pergi membawa semua hatiku??” – Park Hyemin –

“Maafkan aku..”

“kenapa?? Ada apa??”

“aku harus pergi ke luar negri..”

“berapa lama??”

“aku tidak tahu..”

“……..”

“……..”

“apa kau akan kembali lagi??”

“aku akan segera kembali dengan secepatnya. Aku janji!!”

“benarkah?? Janji??”

“ya…aku janji..tunggu aku..”

“aku akan terus menunggumu sampai kau datang”

“janji?? Kau harus janji untuk menungguku sampai aku kembali”

“iya..aku janji..”

“saranghae..”

“na ddo saranghae oppa..”

Dan pelukan perpisahan itu pun terjadi..

10 years later…

*Hyemin POV *

Aku tak tahu sampai kapan aku akan terus menunggunya..menunggu seorang Lee sungmin yang datang kembali padaku..ini sudah 10 tahun. Awalnya hubungan kami baik-baik saja..dia sering menghubungiku hanya untuk sekedar menanyakan kabar dan melepas rasa rindu diantara kami. Namun setelah 3 tahun, dia mulai sibuk dengan pekerjaannya hingga tak ada waktu untuk menghubungiku walau hanya sekedar menanyakan kabar.

7tahun..

tanpa kabar apapun…

Bahkan aku tidak tahu apakah dia baik-baik saja?? Apa yang sedang dia lakukan sekarang?? Dia bagaikan sebuah kerikil kecil yang berada diantara batu-batu besar. Tak terlihat. Susah untuk ditemukan. Aku menghela nafas melihat figura foto sungmin oppa yang terletak disamping nakas tempat tidurku, kuambil figura yang berukuran sedang itu dan mulai menatap wajahnya..aniya..lebih tepatnya foto wajahnya..

wajahnya yang sedang tersenyum..

aku merindukannya..

sangat..

oh Tuhan..bisakah kau kembalikan dia padaku?? Aku ingin dia berada disampingku sekarang memeluknya membiarkan semua rasa rindu yang membuncah dalam dadaku keluar.. aku sepertinya sudah gila!! Mempercayai janjinya untuk kembali, menutup hatiku untuk namja lain dan membiarkan batinku tersiksa oleh rasa rindu yang seakan menusuk-nusuk jantungku. Menunggu seorang Lee Sungmin selama 10 tahun datang kembali. Kutatap wajah sungmin oppa..

“Sampai kapan kau akan menunggu Sungmin?? Sadarlah Hyemin-ah..berapa umurmu sekarang?? Apa kau tidak iri melihat teman-temanmu sudah menikah?? Bahkan diantara mereka ada yang sudah mempunyai anak..apa kau tidak iri??”  Kata-kata eomma terus terngiang dalam benakku

“oppa..bogoshipeo..jeongmal bogoshipeo~” ucapku tertahan kupeluk figura foto itu seakan-akan benda mati itu adalah dirinya aku memeluknya erat membiarkan rasa rinduku padanya semakin menusuk ulu hatiku. Tanpa terasa sebutir cairan bening keluar dari pelupuk mataku. Butir-butir cairan itu semakin mengenang membuat anak sungai dan membasahi wajahku. Aku menangis..merindukannya..

“oppa..apa kau baik-baik saja disana?? Kau sedang apa sekarang?? Apa kau masih hidup?? Tidak!! Aku yakin kau masih hidup dengan baik disana,,kau tidak memberiku kabar karena kau sibuk dengan semua pekerjaanmu kan??” aku menyingkirkan pikiran burukku pada sungmin oppa. Aku yakin..sangat yakin,,sungmin oppaku masih hidup dengan baik disana

“oppa..cepatlah kembali ke seoul..aku merindukanmu, apa kau tahu?? Aku tersiksa oppa!! Aku tersiksa karena menunggumu terlalu lama. Eomma selalu menekanku untuk segera menikah bahkan dia berusaha menjodohkanku dengan anak temannya..Oppa aku mohon.kembalilah…jangan siksa hatiku lebih lama lagi..kembalilah..aku mohon..”

“tok..tok..tok..”

Dengan cepat kuhapus air mataku

“cklek..”

Kulihat wajah eomma menyembul (?) dari balik pintu kamarku

“hyemin-ah..” panggil eomma

“ne eomma..”

“dibawah ada Jun Myeon, cepatlah kau temui dia” kata eomma lagi

“arasseo eomma”

“jangan biarkan Jun myeon menunggumu terlalu lama” kata eomma lagi sebelum dia menutup pintu kamarku

“ne”

“jangan biarkan Jun myeon menunggumu terlalu lama” kata-kata terakhir eomma terngiang dalam benakku.. “menunggu…..” gumamku..

Kutatap kembali figura foto sungmin oppa lalu meletakkan kembali figura itu disamping tempat tidurku. Aku beranjak menuju kamar mandi dan membasuh wajahku untuk menghapus jejak air mataku yang tersisa kemudian segera turun dan menuju ruang tamu untuk menemui Jun myeon. Aku tidak mau membuat eomma kecewa.

*Author POV*

“annyeong Jun myeon-ah, mianhae membuatmu menunggu lama” ucap hyemin sambil duduk berhadapan dengan Jun myeon

“annyeong, aniya..tidak lama kok” kata Jun myeon sambil tersenyum manis

Hening..tak ada pembicaraan lebih lanjut baik dari hyemin ataupun Jun myeon ini semua karena authornya bingung mereka harus ngomong apa lagi *digampar*

“hyemin-ah, apa kau sedang sibuk??” Tanya Jun Myeon

“tidak, kenapa?” Tanya Hyemin

“apa kau tidak keberatan untuk pergi bersamaku?” Tanya Jun Myeon

“kemana?” Tanya hyemin

“nanti kau juga akan mengetahuinya” kata Jun Myeon sambil tersenyum

“baiklah, aku siap-siap dulu” kata hyemin

“ne..” kata Jun myeon sambil tersenyum senang

Hyemin beranjak dari kursi kemudian berjalan pergi ke kamarnya untuk bersiap-siap

Beberapa menit kemudian..

“kajja..” suara hyemin mengagetkan Jun myeon yang sedang asyik melamun

“ahh..ne..” kata Jun Myeon yang berdiri dari tempatnya

Merekapun pergi..

Jun myeon membukakan pintu mobil untuk hyemin dan segera menutupnya setelah hyemin masuk kedalam mobil kemudian jun myeon berjalan memutar dan masuk mobil duduk di depan kemudi, mobil pun melesat meninggalkan halaman rumah hyemin.

“apa kau suka pantai?” Tanya jun myeon membuka pembicaraan sambil terus menyetir mobilnya

“hmm..pantai?? apa kau akan mengajakku kesana??” hyemin Nampak berpikir

Pantai mengingatkannnya pada sungmin, terlalu banyak masa-masa indah yang dia habiskan bersama dengan sungmin disana.

Jun myeon heran melihat raut wajah hyemin yang berubah seketika setelah mendengar bahwa dia akan mengajaknya ke pantai. Ini aneh, padahal ahjumma bilang hyemin sangat suka sekali ke pantai.

“hmm..ne..aku akan mengajakmu kesana, tapi jika kau tidak suka……..”

“aku suka!!” ucap hyemin cepat menghentikan ucapan jun myeon

Jun myeon tersenyum manis. Ternyata ahjumma benar.

“ayo kita kesana, rasanya sudah lama aku tidak merasakan suasana pantai” ucap hyemin, mungkin suasana hatinya akan membaik jika dia merasakan suasana pantai

“baiklah..kalau begitu kita kesana” putus jun myeon

Hyemin hanya membalasnya dengan senyum. Dia menatap namja disampingnya, yang sedang fokus pada jalanan dihadapannya. Kim Jun Myeon, laki-laki ini terlalu baik. dia tidak pantas untuk hyemin sakiti, tapi..bagaimanapun juga hati hyemin hanya milik sungmin seorang. Walaupun eommanya sangat bersikeras dan bersikukuh menjodohkannya dengan jun myeon, anak teman eommanya ini, hati hyemin tetaplah milik sungmin. Lee Sungmin..namja yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya.

“kenapa kau menatapku seperti itu??” Tanya jun myeon sambil menatap hyemin sekilas lalu kembali fokus pada jalan didepannya senyum merekah di wajahnya

“nde??” hyemin tersadar dan segera  mengalihkan pandangannya pada jun myeon

“apa aku sangat tampan??” Tanya jun myeon

“kau menatapku tanpa berkedip. Sebegitu kuatkah pesonaku terhadapmu??”

“a..aniya..kau itu percaya diri sekali kim jun myeon!! Aku hanya…” hyemin menghentikan ucapannya

“hanya apa??” Tanya jun myeon penasaran

“ani..lupakan!!” ucap hyemin lalu mulai mengalihkan pandangannya keluar kaca mobil

Ada sebersit rasa kecewa  dalam hati jun myeon mendengar jawaban hyemin namun dia segera kembali memfokuskan dirinya kembali, dan menyetir layaknya tak terjadi apapun.

Lautan mulai terlihat. Hyemin membuka kaca mobil disampingnya. Membiarkan angin pantai menerpa wajahnya membiarkan rambutnya yang tergerai tertiup oleh angin yang masuk melalui kaca mobil. Hyemin tersenyum senang. Pantai selalu membuatnya merasa tenang.

Jun Myeon menepikan mobilnya di pinggir pantai, hari ini pantai tidak terlalu ramai akan pengunjung hanya terlihat beberapa orang yang lalu lalang menikmati suasana pantai.

Hyemin dan Jun myeon berjalan-jalan di pinggir pantai, angin bertiup sepoi-sepoi membuat rambut panjang hyemin ikut melambai-lambai sesuai arah angin

***

Promise you.

I will live thinking of you.

We are the one from heart to heart.
Promise You.

What I want to tell is just “I love you”.
I will promise the piece of eternity.

 

Setelah 30 menit berjalan-jalan dipinggir pantai hyemin dan jun myeon memutuskan untuk makan di restoran yang terletak dipinggir pantai. Hyemin dan Jun myeon memilih tempat duduk diluar yang mengarah kearah pantai.

Tak lama kemudian pesanan datang.. hyemin dan jun myeon segera makan..

“oppa setelah kita makan kita jalan-jalan kesana yuk..” terdengar suara yeoja yang duduk di samping meja hyemin dan jun myeon

“kemana??” Tanya sang namja yang duduknya berdampingan dengan hyemin

DEG!!

“Suara itu…” batin hyemin

Seketika hyemin menoleh kesamping dilihatnya namja yang duduk disana..

“Sungmin..oppa..” gumam hyemin

Laki-laki yang berada disamping hyemin melirik kearah hyemin

Hyemin membekap mulutnya tak percaya dengan apa yang ada didepan matanya saat ini wajahnya sangat mirip dengan sungmin…tapi kenapa namja ini hanya memandang hyemin dengan tatapan yang heran dan kebingungan

“sungmin oppa..” panggil hyemin yakin, hyemin berdiri dari tempatnya duduk

“nde..nugusseyo??” jawab namja itu

JEGGGAAAARRRR!!!!

Bagaikan petir disiang bolong yang menyambar-nyambar (?) dunia bagaikan runtuh.. *kiamat..kiamat..woyy* #plakk #MaafAuthorLebay -_-

“oppa..na-ya..hyemin..Park Hyemin..” kata hyemin dengan mata yang berkaca-kaca hyemin menggigit bibirnya dengan kuat menahan agar air matanya tak meluncur saat ini

“Nde?? Park..Hyemin?? apakah kita saling kenal??” Tanya sungmin bingung

JLEEEBBBBB!!!!!

“o..oppa…..”

“oppa..nuguya??” Tanya yeoja yang sedang bersama sungmin tadi

“moreugesseo..aku tidak mengenalnya..” jawab sungmin

“kalau begitu kajja kita pergi oppa..” ajak yeoja itu sambil menggandeng tangan sungmin untuk pergi dari restoran itu

“aahh..ne.. Yeojin-ah..”  kata sungmin

Hyemin terus menatap kepergian sungmin dan yeoja yang bernama yeojin itu keluar dari restoran..

Setelah sungmin benar-benar menghilang dari pandangannya hyemin jatuh terduduk tubuhnya serasa tak bertenaga, kenapa?? Kenapa sungmin tidak mengenalnya?? Padahal hyemin selalu menunggu saat-saat ini tiba..saat dimana dia bisa bertemu kembali dengan sungmin.. sungmin oppanya.. sungmin yang dia tunggu kehadirannya selama 10 tahun ini.. tapi kenapa?? Kenapa kejadian itu tak sesuai dengan yang hyemin bayangkan dan harapkan?? Apakah ini adil untuknya?? Dan yeoja yang bernama yeojin itu?? Siapa dia?? Apa hubungannya dengan sungmin??

Hyemin sibuk larut dengan pikirannya sendiri dan mengabaikan jun myeon yang menatapnya dengan prihatin dan khawatir, karena setelah kepergian namja yang bernama sungmin itu keadaan hyemin berubah drastis, bisa dibilang dia tidak baik-baik saja sekarang.dia terlihat sangat shock dan apa itu? Dia menangis..

“gwenchana??” suara jun myeon menyadarkan hyemin bahwa saat ini dia sedang bersama jun myeon dan dia malah mengabaikan jun myeon begitu saja.

“ahh..gwenchana..mianhae jun myeon-ah..” kata hyemin sambil mengusap pelupuk matanya

“gwenchana..ppali..habiskan makananmu” kata jun myeon akan lebih baik kalau saat ini dia tidak membahas tentang apa yang baru saja terjadi, itu akan meemperburuk suasana saat ini. Banyak pertanyaan dalam benak jun myeon saat ini. Siapa sebenarnya namja yang bernama sungmin itu?? Dan kenapa sungmin terlihat seperti tidak mengenal hyemin. Sementara jun myeon melihat ada rasa rindu yang membuncah saat hyemin menatap namja yang bernama sungmin tadi, tatapan cinta.. jun myeon menghela nafas.. sudah tidak ada harapan lagi untuknya mendapatkan hyemin.

”jun myeon-ah.. bisakah kita pulang sekarang??” pinta hyemin nafsu makannya menghilang begitu saja

“Nde?? Ahh..arasseo..kajja..” kata jun myeon

Hyemin dan jun myeon akhirnya pergi meninggalkan restoran itu..

Selama perjalanan pulang di dalam mobil mereka habiskan dengan diam, hyemin lebih memilih melihat keluar kaca mobil dan larut dalam pikirannya sendiri..

Akhirnya mereka sampai juga di rumah hyemin.. jun myeon membukakan pintu mobil untuk hyemin dan mengantar hyemin sampai pagar rumahnya

“sebaiknya aku langsung pulang saja” pamit jun myeon

“nde? Kau tidak mampir dulu kedalam?” Tanya  hyemin

“aniya..tidak perlu, sepertinya kau butuh istirahat saat ini hyemin-ah” ucap jun myeon

“aahh..ye..”

“keurigo..mianhae..jika saja aku tidak mengajakmu ke pantai hari ini…..”

“Aniyaaa…gomawo jun myeon-ah untuk hari ini, maaf jika aku sudah mengacaukan semuanya..”

“nde?? Ahh..ye..” kata jun myeon sambil menggaruk rambutnya yang sama sekali tidak gatal

Mereka terdiam..

“na..khalke..” kata jun myeon

“eo..” kata hyemin sambil mengangguk

“kau..beristirahatlah..kau terlihat sangat kelelahan hyemin-ah”

“ne..arasseo..”

Jun myeon masuk kedalam mobilnya dan menyalakan mesin mobilnya. Jun myeon menurunkan kaca mobilnya.

“annyeong..” kata jun myeon sambil melambaikan tangannya

“ne..annyeong..hati-hati dijalan jun myeon-ah” ucap hyemin sambil balas melambaikan tangannya

Jun myeon tersenyum kemudian melajukan mobilnya meninggalkan rumah hyemin. Setelah mobil jun myeon menghilang hyemin membuka pagar rumahnya kemudian masuk kedalam rumah.

“eomma..appa..na wasseo..” teriak hyemin

“eo..uri hyemin sudah pulang jalan-jalan ternyata..” sambut sang eomma dengan wajah yang berbinar-binar

“ne..eomma..”

Eomma hyemin celingak-celinguk melihat kebelakang hyemin seperti mencari-cari sesuatu. Hyemin pun melihat kebelakang mencari tahu apa yang sedang eommanya cari..

“eomma..wae geurae??” Tanya hyemin heran

“Jun Myeon eoddie??” Tanya sang eomma

“nde?? Dia sudah pulang eomma” jawab hyemin

“mwo?? Dia tidak mampir dulu kesini? Haiisshh..padahal eomma ingin ngobrol-ngobrol dengannya” omel sang eomma

“eomma..aku kekamar dulu, hari ini sangat melelahkan” pamit hyemin

“ahh..ye..istirahatlah..” jawab sang eomma

Hyemin berlalu menuju kamarnya..

*Hyemin POV*

Malam ini begitu indah..bulan purnama menghiasi langit, bintang-bintang bertaburan diangkasa.. indah.. aku beranjak bangun dari kasurku yang nyaman membuka jendela kamar lalu duduk di balkon kamar memperhatikan pemandangan malam yang sangat indah ini.. pikiranku melayang pada kejadian tadi siang, pertemuan yang sangat kuinginkan namun tak sesuai dengan apa yang dibayangkan.. sungguh tak terduga..

When I miss you
(so good bye, good bye)
When I long for you even more
I blankly lay there, blankly lay there
Eventually, not going to sleep

Even when I miss you
(so good bye, good bye)
Even when I think of you more
I am alright, I am alright, I am alright
If only you are happy

“Sungmin Oppa…” gumamku setetes air mata jatuh dari pelupuk mataku tanpa ku minta..

***

*Sungmin POV*

Aku sedang memandangi pemandangan langit malam di balkon kamarku saat ini

Pikiranku menerawang pada kejadian tadi siang di restoran, yeoja yang bernama Park Hyemin..siapakah dia sebenarnya? Apa hubunganku dengan hyemin? Yeoja yang bernama hyemin itu menatapku dengan tulus dan ada sesuatu yang bergetar dalam dadaku saat aku menatap hyemin ada sesuatu yang berbeda..mata itu.. aku seperti mengenal mata itu..tatapannya… apa hyemin adalah bagian dari masa laluku? Masa lalu?? Benarkah hanya sekedar masa lalu??

“Park..Hyemin…” gumamku

***

@ Book Store..

Hyemin melihat deretan komik-komik jepang yang sangat dia sukai..telunjuknya berjalan kesamping dan matanya membaca satu persatu judul-judul komik yang berjejer kesamping, jarinya berhenti setelah komik yang dia cari akhirnya ketemu, saat dia hendak mengambil komik itu ada tangan asing yang juga akan mengambil komik yang sama. Hyemin melihat siapa pemilik tangan asing itu, begitupun sang pemilik tangan asing..

“sungmin oppa..” ucap hyemin kaget

“hyemin-ssi..”

***

@ Cafe…

Aroma caffeine yang khas tercium saat hyemin dan sungmin menginjakkan kaki di café ini, ya.. sungmin meminta hyemin agar bersedia meluangkan waktu untuk berbicara dengannya. Dan hyemin bersedia untuk itu. Saat ini yang ada dipikirannya adalah mencari tahu apakah dia adalah sungmin oppa-nya..atau sungmin yang lain?? *apadeh -_-

Suasana canggung tercipta..

Hyemin meminum cappucinonya..

“chogyo..hyemin-ssi..” panggil sungmin

“ne..”

“aku mengalami kecelakaan 7 tahun yang lalu..dan aku mengalami amnesia, aku tidak ingat apapun, bagaimana masa laluku, seperti apa aku di masa lalu..apakah aku mempunyai yeojachingu..aku tidak tahu mengenai semua itu”

Hyemin terdiam mendengarkan

“eomma dan appa seperti menyembunyikan semua tentang masa laluku, dia tidak memberitahuku apapun, jadi bisakah kau membantuku hyemin-ssi??” pinta sungmin

“nde??” hyemin kaget

“kau..kau sepertinya mengetahui tentang diriku..saat pertama kita bertemu kemarin, tatapanmu sangat berbeda terhadapku, apakah kita mempunyai hubungan yang spesial?” Tanya sungmin

Hyemin terdiam..bingung harus menjawab apa..

“bisakah kau membantuku?? Bantu aku untuk mengingat semuanya hyemin-ssi..jebal.. pputtakhalkhae..” pinta sungmin

“nde?? Kenapa harus aku??” Tanya hyemin

“entahlah..hatiku mengatakan bahwa kau adalah orang yang tepat untuk ini” jawab sungmin

“kenapa kau sangat ingin ingatanmu kembali?” Tanya hyemin

Sungmin menghela nafasnya berat..

“akhir-akhir ini aku sering bermimpi yang aneh, mimpi yang sama berkali-kali. Di dalam mimpiku ada seorang yeoja, wajahnya tidak begitu jelas di mimpiku saat itu, di mimpi itu aku dan yeoja itu membuat sebuah janji untuk saling setia dan menunggu..wajah yeoja itu terlihat kabur dan tidak jelas, mimpi itu terus menghantuiku tiap malam, bukan hanya sekali bahkan berkali-kali. Aku berpikir mungkin mimpi itu adalah potongan ingatan di masa laluku, di masa laluku aku benar-benar membuat janji itu sehingga membuat yeoja itu menungguku, aku tidak ingat apapun.. maka dari itu.. aku sangat ingin ingatanku kembali..hyemin-ssi..jebal..bantu aku mengingat semuanya” pinta sungmin

Hyemin terdiam..apa yang harus dia lakukan sekarang.. haruskah dia memberitahu sungmin bahwa yeoja yang ada didalam mimpinya itu adalah dirinya?? Atau membantunya mengingat semuanya secara perlahan-lahan?? Bingung..itulah yang hyemin rasakan saat ini..sangat bingung..

“jebalyo hyemin-ssi..pputtakhalkhae..”

Hyemin luluh melihat kesungguhan sungmin.. dia pun akhirnya mengangguk menyetujui..

Sungmin tersenyum senang..

“gomawo hyemin-ssi..”

Hyemin pun membalasnya dengan senyuman.

***

Dddrrrtt..ddrrrttt…ddrrrttt..

Tangan hyemin meraba-raba meja disamping tempat tidurnya mencari getaran yang mengganggu tidurnya..matanya masih terpejam enggan untuk bangun..setelah berhasil menemukan apa yang dicarinya hyemin membuka matanya perlahan matanya membelalak kaget..seketika di tekannya tombol hijau..

“yobosseyo..”

“yobosseyo hyemin-ssi.. sungmin imnida..”

“ne..oppa..waeyo?? ada apa kau meneleponku sepagi ini??”

“apakah hari ini kau sibuk? Aku ingin mengajakmu pergi”

“nde?? Aniyo..aku tidak sibuk apapun hari ini..”

“geurae..kalau begitu aku akan menjemputmu jam 9 nanti”

“ne oppa..”

Tut..tutt..tuutt…

Sambungan terputus..

Betapa senangnya hati hyemin saat ini..dia tak henti-hentinya tersenyum..bahkan rasa kantuknya menghilang seketika setelah mendengar suara sungmin..

***

Jam 9..

Sesuai dengan janjinya..sungmin datang menjemput hyemin..

Sungmin terlihat menunggu diluar pagar rumah hyemin bersandar pada mobilnya menunggu hyemin keluar dari rumahnya.

Beberapa menit kemudian hyemin keluar dari rumahnya dengan senyum menghiasi wajahnya..

“mianhae oppa membuatmu menunggu” ucap hyemin

“gwenchana..kajja..” ajak sungmin

“ne..” hyemin pun memasuki mobil sungmin..

Tanpa hyemin sadari jun myeon memperhatikan kepergian hyemin bersama sungmin..

*jun myeon POV*

Bukankah dia namja yang bernama sungmin? apa hubungannya dengan hyemin? aku Tak pernah melihat senyuman hyemin seperti itu..hyemin menyambut namja itu dengan senyuman yang tak pernah kulihat sebelumnya..seperti senyuman..bahagia…

***

@ Nami Island..

“kenapa kita kemari hyemin-ssi??” Tanya sungmin

“dulu..kita sering mengunjungi tempat ini oppa..apalagi saat musim gugur, kita lebih banyak menghabiskan waktu ditempat ini” jelas hyemin

“jinjayo?” Tanya sungmin kaget

Hyemin mengangguk mengiyakan..

“aahh..hyemin-ssi..awasss…” sungmin segera menarik tangan hyemin

Wuuuuusssshhhhh~~~

Sepasang kekasih yang sedang bersepeda bersama dengan kecepatan tinggi melewati mereka..

Deg..deg..deg…jantung hyemin berdetak 7x lipat.. sungmin memeluknya saat ini.. >,<

“huhh..hampir saja..” ucap sungmin lega

“gwenchana? Apakah ada yang terluka?” Tanya sungmin

“eoh..” lidah hyemin terasa kelu untuk berkata-kata saat ini

“aahh..mianhae..” sungmin melepaskan pelukannya

“eohh..gwenchana..” ucap hyemin

Deg..deg..deg.. jantung sungmin berdetak diluar batas kenormalannya (?)

“ahhh~~” sungmin merintih kesakitan memegang kepalanya

“oppa..wae geurae?? Gwenchana??” Tanya hyemin khawatir

*Sungmin POV*

Aku merasakan sakit yang luar biasa dikepalaku..tiba-tiba sebuah bayangan muncul begitu saja bayangan diriku dan seorang yeoja, kami sedang berjalan-jalan di pulau nami, lalu ada sepeda dengan kecepatan tinggi hampir menyerempet yeoja yang sedang bersamaku, dengan segera aku menarik yeoja itu kedalam pelukanku, wajah yeoja itu..ahh..siapa yeoja…itu..kenapa wajahnya selalu samar-samar..

***

*Author POV*

Sungmin duduk di kursi disamping danau..

“oppa..cha~” hyemin menyodorkan sebuah minuman untuk sungmin

Sungmin mengambilnya..

“gomawo” ucap sungmin

Hyemin duduk disamping sungmin lalu mulai meminum minumannya

Saat ini mereka memandangi danau yang terhampar luas dihadapan mereka..

Mereka menikmati minuman mereka dalam diam, tanpa ada salah satu keinginan dari sungmin ataupun hyemin memulai pembicaraan..

Suasana canggung tercipta..

“oppa..apa kau sudah merasa lebih baik sekarang?” Tanya hyemin

“eoh..aku sudah merasa lebih baik, mianhae membuatmu khawatir hyemin-ssi” jawab sungmin

“syukurlah..” hyemin menghela nafas lega

“apa kau sangat mengkhawatirkanku?” Tanya sungmin

“nde??” hyemin kaget kenapa sungmin tiba-tiba bertanya seperti itu padanya

“apa kita mempunyai hubungan khusus hyemin-ssi??” Tanya sungmin

Hyemin terdiam

“malhaebwa…” pinta sungmin

“kenapa oppa bertanya seperti itu?” Tanya hyemin

Sungmin menghela nafas..

“molla.. aku merasa bahwa kita sangat dekat.. “ jawab sungmin

“sebenarnya..oppa dan aku.. uri……”

Ddrrrttt..dddrrrtt…ddrrrttt..dddrrrttt…

Getaran ponsel hyemin membuat hyemin menghentikan kalimatnya

Hyemin melihat layar handphonenya

“eoh..eomma”

“……………”

“MWORAGOOO??” teriak hyemin seketika panik dan berdiri dari duduknya sungmin pun ikut kaget mendengar teriakan hyemin barusan..

“……………….”

“eooohh..arasseo eomma..aku akan kesana sekarang, rumah sakit mana eomma??”

“………….”

“ne eomma, sekarang juga aku akan kesana”

Tutt..tuutt..tuuuttt…

“oppa mianhae..aku harus pergi sekarang, aku harus ke rumah sakit”

“arasseo Kajja..ku antar kau kesana..” tawar sungmin

***

@ Seoul Hospital

Hyemin berlari-lari di koridor rumah sakit mencari ruangan dimana jun myeon dirawat, sedangkan sungmin mengikuti hyemin dari belakang. Akhirnya hyemin menemukan eommanya duduk diluar..

“eomma..” panggil hyemin

“eoh,,hyemin-ah” nyonya park segera memeluk hyemin dan menangis sesenggukan

“eomma..bagaimana bisa?” Tanya hyemin

“kau, masuklah kedalam lihatlah keadaannya” pinta nyonya park

“ne eomma” hyemin pun masuk kedalam. Dilihatnya jun myeon terbaring dengan kaki kanan yang dibalut oleh gips. Hyemin menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini. Terlihat nyonya kim sedang menangis dan tuan kim menenangkan istrinya.

“eomma..uljima..nan gwenchana..” ucap jun myeon menenangkan

“aniya..eotteoke?? uri jun myeon..uri jun myeon tidak bisa berjalan lagi..” ucap nyonya kim sambil menangis

“yeobo..tenanglah..jun myeon hanya butuh terapi agar bisa berjalan kembali, geokjeonghajima..” kata tuan kim menenangkan

“ne..eomma..nan gwenchana..” ucap jun myeon

“aigoo~ aigoo~ eotteoke?? Apakah hyemin mau menerimamu dengan keadaan seperti ini??” ucap nyonya kim sambil menangis..

Jun myeon terdiam..

” bahkan dalam keadaan normal pun dia tidak menerimaku eomma”  batin jun myeon

“aigoo~ uri jun myeon..aigoo~”

Hyemin berbalik hendak melangkah keluar ruangan

“eoh..hyemin-ah..” panggil tuan kim

Langkah hyemin terhenti..dia segera berbalik arah dan menghampiri jun myeon, tuan dan nyonya kim.

“ahjumma..ahjussi..annyeonghaseyo..” sapa hyemin sambil membungkuk hormat

Nyonya kim segera memegang kedua tangan hyemin erat sambil menangis

“hyemin-ah..kau tahu kan keadaan jun myeon bagaimana sekarang? Aku harap kau mau menerima jun myeon hyemin-ah, jebal..jangan tinggalkan dia..”

“yeobo..neo wae geurae?” ucap tuan kim yang merasa tidak enak dengan apa yang sedang istrinya lakukan sekarang

Hyemin terlihat kebingungan..

“hyemin-ah..kau mau kan menerima jun myeon? Eoh..?? aku tahu kau gadis yang baik, jebal..eoh..”

“YEOBOOO!!”

“EOMMAAAA…!!!”

“aaahhh…wae geurae!!” teriak nyonya kim frustasi

“Eomma geumanhae..eomma membuatku terlihat menyedihkan!!” ucap jun myeon

“jun myeon-ah eomma melakukan ini karena eomma menyayangimu nak..”

“dengan memaksa hyemin? Apa itu yang namanya sayang?” Tanya jun myeon

“eomma ingin yang terbaik untukmu sayang..”

“kalau eomma ingin yang terbaik untukku, berhenti memaksa hyemin untuk melakukan sesuatu yang tidak ingin dia lakukan, aku sudah dewasa eomma,, aku sudah bisa menentukan sendiri apa yang terbaik untukku,, aku harap eomma mengerti..” ucap jun myeon

Nyonya kim terdiam

“jun myeon benar yeobo..dia sudah dewasa sekarang..dia bisa menentukan sendiri apa yang terbaik untuknya” ucap tuan kim

Hening…

“sepertinya kalian berdua perlu bicara, yeobo kajja..” ajak tuan kim

Tuan dan nyonya kim pun keluar dari ruangan..

Jun myeon memalingkan wajahnya melihat keluar jendela ruangan rawatnya

“mianhae..atas sikap eommaku padamu, aku malu pada diriku sendiri” ucap jun myeon tatapannya menerawang keluar jendela melihat awan dan burung-burung yang bebas beterbangan di angkasa

Hyemin duduk disamping jun myeon

“gwenchana.. na ddo mianhae..” ucap hyemin

“ untuk apa??”

“aku belum bisa menerima perasaanmu, mianhae”

“arasseo..nan gwenchana..” jun myeon menghela nafasnya berat

***

Sungmin mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi..

Sebuah kenyataan pahit tentang masa lalunya baru saja terungkap…

Benarkah itu??

#Flashback

Sungmin melihat hyemin memasuki sebuah kamar rawat setelah dia berbicara dengan eommanya. Dan tanpa sengaja eomma hyemin melihat sungmin

“Neo…” kata nyonya park yang kaget melihat sungmin

Sungmin membungkuk hormat

“annyeonghaseyo ahjumma..” sapa sungmin

“apa yang kau lakukan disini?? Apa kau akan menghancurkan hidup hyemin lagi?? Aku peringatkan jangan ganggu anakku lagi..!! uri hyemin sudah bahagia sekarang!! Sebentar lagi dia akan menikah dengan Kim Jun Myeon..!!” ucap nyonya park

Ada sebersit rasa sakit menusuk ulu hati sungmin setelah mendengar ucapan eomma hyemin bahwa hyemin akan segera menikah, entahlah dia sendiiri tak mengerti..

“Ahjumma..apa aku dan hyemin mempunyai hubungan yang spesial?”  Tanya sungmin

Nyonya park kaget mendengar pertanyaan sungmin

“Mwoya!! Apa kau pura-pura lupa?? Atau kau benar-benar melupakan semuanya?? Kau berpacaran dengan hyemin, sampai kau membuat hyemin menunggumu selama 10 tahun..!!!”

“nde?? 10 tahun??” sungmin kaget mendengar apa yang dikatakan oleh nyonya park

“ne..kau menjanjikan 3tahun diluar negeri dan membuat janji dengan hyemin janji untuk saling menunggu, tapi apa?? Kau menghilang selama 10 tahun, dan yang tidak dapat kupercaya adalah sampai saat ini hyemin masih menepati janjinya dan percaya bahwa kau akan kembali. Walaupun aku menyuruhnya menikah dengan jun myeon. Aigoo~” omel nyonya park

“nde??” sungmin semakin tidak percaya dengan apa yang  didengarnya

“omo~ kenapa aku menceritakan semuanya padamu? Lebih baik kau pergi sekarang dari sini, jangan menemui hyemin lagi..!! karena aku yakin setelah kejadian ini dia pasti mau menikah dengan jun myeon” ucap nyonya park

Sungmin terdiam mematung.. bayangan-bayangan dari bagian masa lalunya berkelebat dalam benaknya..

“Maafkan aku..”

“kenapa?? Ada apa??”

“aku harus pergi ke luar negri..”

“berapa lama??”

“aku tidak tahu..”

“……..”

“……..”

“apa kau akan kembali lagi??”

“aku akan segera kembali dengan secepatnya. Aku janji!!”

“benarkah?? Janji??”

“ya…aku janji..tunggu aku..”

“aku akan terus menunggumu sampai kau datang”

“janji?? Kau harus janji untuk menungguku sampai aku kembali”

“iya..aku janji..”

“saranghae..”

“na ddo saranghae oppa..”

Apakah dia yang membuat janji itu?? Tiba-tiba sungmin merasakan kepalanya berdenyut hebat

#FlashBack End

Sungmin menginjak rem dengan kuat sehingga menimbulkan suara decitan

“CCCCIIITTTTTTT” seperti itulah kira-kira suaranya #plakk

Mobil sungmin berhenti dipinggir jalan

“AAAARRRRGGGHHHHHH!!!!!!” teriak sungmin frustasi sambil memukul-mukul setir mobil *kasian setir yang tak bersalah kena pukul* #PrayForSetir -_-

Sungmin menjambak rambutnya keras, merasa takdir telah mempermainkannya.. bagaimana mungkin..bagaimana mungkin…bagaimana mungkin.. bagaimana mungkin.. bagaimana mungkin.. bagaimana mungkin.. bagaimana mungkin.. bagaimana mungkin.. bagaimana mungkin.. bagaimana mungkin ini semua ter jadi padanya??

Apa benar yeoja yang selalu ada di mimpinya adalah hyemin?? Apa janji itu..janji itu..apa janji itu dia yang membuatnya bersama dengan hyemin??

Ddrrrtt..dddrrrtt..ddddrrrttt…

Ponsel sungmin bergetar namun diabaikannya.. ponselnya terus bergetar..sampai akhirnya si penelepon menyerah karena terus diabaikan.. #YangSabarYaQaqaaaa.. -_-

***

*Hyemin POV*

Kenapa sungmin oppa tidak mengangkat teleponnya aku sangat mengkhawatirkannya. Dia sudah tahu semuanya sekarang, tapi kenapa dia tidak menjawab panggilanku??

#FlashBack

Hyemin keluar dari ruangan jun myeon

“eomma..” panggil hyemin

“eoh..hyemin-ah..” sang eomma masih kebingungan memikirkan sesuatu

“eomma..wae geurae?? Apa yang sedang eomma pikirkan??”

“tadi ada sungmin, tapi kenapa dia terlihat berbeda?? Dia terlihat tidak tahu apa-apa hyemin-ah”

“Mwo?? Sungmin oppa?? Sekarang dia kemana??”

“eomma sudah mengusirnya tadi, eomma bilang bahwa sebentar lagi kau akan menikah dengan jun myeon, jadi eomma mengusirnya dan menyuruhnya untuk jangan mengganggumu lagi”

“Mworagooo?? Eommmaaaaa…apa yang kau lakukan?? Apa eomma tahu.. 7 tahun yang lalu sungmin oppa mengalami kecelakaan, lalu dia amnesia dan tidak ingat apapun”

“mwo??kenapa kau baru memberitahu eomma sekarang?? Pantas saja dia menanyakan hal yang berhubungan denganmu dan dia terlihat kesakitan” kata nyonya park merasa bersalah

“haiisshhh..jinja..!! apa saja yang sudah eomma katakan padanya??”

“semuanya…”

“MWOOO?? Eommaaa haiiisshh~~ michine..”

“Yaa!! bagaimana dengan jun myeon?”

“eomma lihat saja sendiri”

“Yaa!! jangan bilang kalau kau akan kembali pada sungmin?”

“sejak awal namja yang aku cintai hanyalah sungmin oppa”

“Neo Micheosseo!!” teriak nyonya park kesal

“geurae..aku memang gila karena hanya mencintainya eomma..!! apa aku salah?? Dari awal aku memang tak menginginkan ini semua terjadi padaku eomma..eomma yang memaksaku menikah dengan jun myeon, aku harap eomma jangan menghalangi kebahagiaanku, aku bisa memutuskan sendiri apa yang terbaik untukku”

“Neo Jinja..!! geurae.. lakukanlah sesuai dengan keinginanmu!! Eomma tidak akan memaksamu lagi”

#FlashBack End

*Author POV*

“sungmin oppa..neo jigeum eodie??” ucap hyemin khawatir

Sungmin mengambil ponselnya dilihatnya layar handphone nya..

20 missed call “Park Hyemin”

Sungmin menghela nafasnya berat, kemudian mulai melajukan mobilnya kembali.

***

2 weeks later…

*Hyemin POV*

Lagi….dia menghilang lagi…tanpa kabar…terakhir kali kuhubungi nomer ponselnya sudah tidak aktif.. jinjaaa!! Kenapa dia sangat senang membuatku menunggu seperti ini?? Apa dia sedang menguji kesetiaanku?? Yang membuatku penasaran adalah apakah ingatannya sudah kembali?? Apa dia sudah mengingatku?? Seharusnya dia menghubungiku setelah ingatannya kembali..

*Author POV*

Malam ini jun myeon mengajak hyemin jalan-jalan ke taman, hyemin sendiri tidak tahu mengapa jun myeon mengajaknya ke taman, malam-malam pula.. #nahloh *hayoooo~ :O

Hyemin dan jun myeon duduk di bangku taman.

Jun myeon melihat jam tangannya 23:58 KST

“jun myeon-ah apa yang kita lakukan disini?? Kajja kita pulang ini sudah tengah malam” ajak hyemin

“Nde??”

“apa ada seseorang yang sedang kita tunggu??” Tanya hyemin

“nde?? Eobseo..”

“kajja..kita pulang” ajak hyemin sambil berdiri dari bangku taman

Seketika lampu taman mati.. taman menjadi gelap gulita..

“inilah saatnya..” batin jun myeon

“Mwoya!! Kenapa lampunya mati?? Apa mereka tidak membayar rekening listriknya??” umpat hyemin #Hening –_-

JREEEEEEEEEEEENNNGGG!!!!!

Cahaya yang menyilaukan mata terhampar(?) didepan mata hyemin..

Hyemin menyipitkan matanya mencoba melihat orang yang ada disana..

“S..Ss..Sss..Ssss..Sssss..Sungmin oppa…” gumam hyemin seperti melihat penampakkan saking kagetnya XD

Ya..hyemin melihat sungmin dan beberapa orang yang tak dikenalnya ada disana, dengan posisi (?) sungmin ditengah-tengah memegang sebuah kue tart dengan beberapa lilin diatasnya..

“Saengil chukka hamnida..saengil chukka hamnida..saranghaneun uri hyemin..saengil chukka hamnida…” mereka menyanyikan lagu itu bersama sambil melangkah menuju hyemin jun myeon pun yang berada disampingnya ikut bernyanyi..sambil bertepuk tangan.. -_-

Hyemin membekap mulutnya tak percaya…

Setelah sungmin mendekat tepat didepan hyemin,,

“Surpriseee…make a wish..” ucap sungmin

Hyemin memejamkan kedua matanya kemudian membuka matanya *cepet amat yak -_-* lalu meniup semua lilin beserta kuenya (?) #PrayForCake

“Yeee…saengil chukkae..chagya…” ucap sungmin sambil tersenyum manis lalu kemudian mencium kening hyemin

“saengil chukkae hyemin-ah” jun myeon tersenyum senang

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Sungyeol imnida, sungmin chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Seungho imnida, sungmin chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Seungri imnida, sungmin chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Jiyong imnida, sungmin chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Changmin imnida, sungmin chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Kyuhyun imnida, sungmin chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Kevin imnida, sungmin chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Xiumin imnida, Jun Myeon chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Kikwang imnida, Jun Myeon chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Minhyuk imnida,Jun Myeon chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Sehun imnida, Jun Myeon chingu”

“Saengil chukkaee hyemin-ssi.. Kriss imnida, Jun Myeon chingu”

Para gerombolan(?) yang mengelilingi sungmin mengucapkan selamat ulang tahun dan memperkenalkan diri mereka masing-masing pada hyemin xD

“aaahhh~ ye..gamsahamnida..bangapseumnida “ ucap hyemin sambil tersenyum bahagia bercampur haru..

“chagya..narang kyeoreonhae jullae??” ucap sungmin tiba-tiba

“nde??” hyemin shock :O

Sungmin berlutut didepan hyemin dengan sebuah kotak cincin yang terbuka sepasang cincin berada disana (?)

“narang kyeoreonhae jullae??” ulang sungmin

“apa ingatan oppa sudah kembali?” Tanya hyemin

“aku sudah mengingat semuanya”

“sejak kapan? Kenapa oppa tidak mengabariku jika oppa sudah mengingat semuanya??”

“bisakah kau menjawab pernyataanku sekarang Park Hyemin??”

“bisakah kau menjawab pertanyaanku sekarang Lee Sungmin??”

Sungmin menghela nafas panjang..

“kemarin-kemarin aku melakukan terapi untuk mengingat semua kenanganku yang hilang..”

#FlashBack

Sungmin keluar dari ruang terapi dan jun myeon juga baru keluar dari ruang terapi kaget melihat sungmin

“sungmin-ssi”

“nde?? Nugusseyo??”

‘kim jun myeon imnida, hyemin chingu”

“kim jun myeon? Bukankah kau yang akan menikah dengan hyemin?”

“aniyo..aku sudah membatalkannya”

“waeyo??”

“cintanya hanya milikmu sungmin-ssi, dia menepati janjinya untuk selalu menunggumu”

“jeongmal??”

“ne..”

“ahh..jun myeon-ssi bisakah kau membantuku??”

“membantu apa??”

“lusa adalah ulang tahun hyemin aku ingin kau melakukan ini..”

#Flashback End

“seperti itulah..dan sekarang bisakah kau menjawab pernyataanku sekarang Park Hyemin??”

“lalu?? Bagaimana dengan yeojin??”

“yeojin?? Dia yeojachingu sungjin chagya..”

“geurae…..”

“narang kyeoreonhae jullae??” ulang sungmin lagi

Hyemin terdiam..lalu mengangguk..

“I do oppa…” jawab hyemin

Sungmin tersenyum bahagia..dia segera berdiri lalu mengambil sebuah cincin dari kotak itu lalu memasangkan cincin itu di jari manis hyemin.

Hyemin pun melakukan hal yang sama pada sungmin.

Sungmin memeluk hyemin bahagia..lalu mencium keningnya lagi..

“mianhae..mungkin ini sangat terlambat untukmu..gomawo..kau sudah menepati janjimu untuk menungguku..” ucap sungmin

“gomawo oppa.. sudah menepati janjimu untuk kembali” ucap hyemin

Promise You..

I want to protect you in my whole life, my heart is hot
(and being full of love??)
Promise You..

what I want to send you is just “I love you” with never changed love

Promise you..

I will live thinking of you

We are the one from heart to heart
Promise You..

What I want to tell is just “I love you”
I will promise the piece of eternity

I will promise the piece of eternity

-KKEUT-

FF ini special buat adek iparku tersayang Park Hyemin..kekeke~ Saengil Chukka Hamnida adek ipar.. *taplokin kue xD * ini hadiah dariku..hehehe semua biasnya aku masukkin tuh..hahaha *meskipun harus nanya sama eonni sunny buat ngabsenin biasnya satu-satu takut ada yang kelewat* kekeke aku kasih bonus tuh ucapan dari Thuhooooo~~~ btw tadinya castnya mau sungmin sama xiumin tapi dipikir-pikir lagi xiumin kok berasa kurang cocok yah ._.v dan jadilah Thuhooo yang terpilih dan lolos audisi casting di “a promise” ini :D bang thuhooo kan ganteng,, wkwkwkwk tapi sayang dia tersakiti #PoorSuho :’( #geretbangthuhoooo…

Terima kasih buat buat eunja yang udda bersedia ngeditin poster FF ini..hehehe mumumu~ :* :* :*

Semoga adek ipar suka sama ini FF.. ^^ sekali lagi saya beserta #ekhm.. keluarga tercinta *geret ryeowook, sunggyu, yoseob, thunder, minhyuk, myungsoo, baekhyun, daehyun, kevin, luhan* ngucapin “HAPPY BIRTHDAY….Selamat menjadi TUA” kekeke~~ v._.v #kaboooooorrrr *Wuusshhh~~ #MenghilangBersamaParaSuami

About TwinsELF

We are twins ELF in SJ Heart. we so lke writing a Fanfic.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s